Senin, 13 November 2017

Tujuan dan Fungsi Public Relation


  
Public relation merupakan suatu usaha yang terencana untuk mencapai suatu tujuan yaitu mempertahankan, mengembangkan jaringan, yang berguna untuk perkembangan dan interaksi dalam suatu perusahaan agar dapat diakui dan diterima oleh publik. Tanpa adanya PR maka suatu perusahaan tidak akan bisa berkembang dan bergerak dalam persaingan dengan perusahaan lainnya. Pada saat ini banyak sekali perusahaan yang menggunakan PR, tak hanya di perusahaan-perusahaan PR juga digunakan dalam lembaga atau organisasi, baik organisasi pemerintahan maupun organisasi yang sifatnya memasyrakat. Untuk mendalami PR pertama-tama kita harus tahu tujuan dan fungsinya. Berikut tujuan PR menurut beberapa pakaryang penulis paparkan beikut ini;
yang pertama ; Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
·         Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen.
·         Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
·         Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
·         Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
·         Mendukung bauran pemasaran.
Kedua ; Menurut Jefkins (2003, p.54) mendefinisikan dari sekian banyak hal yang bisa dijadikan tujuan public relation sebuah perusahaan;
·      Untuk mengubah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
·      Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
·      Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
·      Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa pasar baru.
·      Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
·      Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
·      Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan.
·      Untuk meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah terjadinya suatu krisis.
·      Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko pengambilalihan oleh pihak lain.
·      Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
·      Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
·      Untuk mendukung keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara.
·      Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
·      Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam berbagai hal.
Secara keseluruhan tujuan dari public relation adalah untuk menciptakan citra baik perusahaan sehingga dapat menghasilkan kesetiaan publik terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan (Mulyana, 2007). Selain itu public relation bertujuan untuk menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga atau organisasi di satu pihak dan dengan publik di lain pihak dengan komunikasi yang harmonis dan timbal balik (Maria, 2002). Public relation bertugas sebagai penghubung antara satu indvidu maupun satu perusahaan keperusahaan lainnya. Public relation sama dengan humas, secara umum orang menilai PR adalah HUMAS. Karena kinerjanya sama, hanya masalah peyebutan saja yang berbeda, namun pada hakikatnya humas merupakan kesatuan dari PR, yang jalan kerjanya juga sama-sama menjalin dan mengembangkan relasi dalam suatu organisasi. Setelah memahami tujuan PR kita juga harus mngetahui dan memahami fungsi utama PR.
Berikut fungsi PR menurtu pakar Maria (2002, p.31), “public relation merupakan satu bagian dari satu nafas yang sama dalam organisasi tersebut, dan harus memberi identitas organisasinya dengan tepat dan benar serta mampu mengkomunikasikannya sehingga publik menaruh kepercayaan dan mempunyai pengertian yang jelas dan benar terhadap organisasi tersebut”. Hal ini sekedar memberikan gambaran tentang fungsi public relation yaitu:
ü  Kegiatan yang bertujuan memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
ü  Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
ü  Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
ü  Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
Fungsi PR dalam suatu organisasi atau perusahaan harus dijalankan sesuai dengan target di masing-masing lembaga. Jika fungsi ini sudah dijalankan dengan baik insyallah perusahaan atau organisasi akan berkembang dengan baik dan sesuai dengan yang diaharapakan. Semoga attikel ini bisa menjadi pengetahuan seputar fungsi dn tujuan PR, silahkan beri kritik dan saran agar tulisan ini bisa lebih menarik untuk dibaca.

Daftar pustaka

http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2009/07/public-relation-definisi-fungsi-dan.html

0 komentar:

Posting Komentar